Tips Kerja Praktek

oil_refinery

Sumber: devianart.com

Kali ini saya akan berbagi pengalaman  ketika 2 tahun lalu tepatnya pada saat saya melaksanakan Kerja Praktek (KP) di bangku kuliah. Saya melaksanakan Kerja Praktek di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan perusahaan milik negara (BUMN) dengan produk utamanya berupa semen. Namun saya tidak akan bercerita mengenai pelaksanaan KP selama saya berada di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Saya akan berbagi tips yang InsyaAllah akan berguna saat anda akan melaksanakan Kerja Praktek. Berikut beberapa tips yang telah saya rangkum dalam beberapa poin, semoga bermanfaat.

Mencari Tempat Kerja Praktek

1) Mencari Contact Person
Hal pertama yang harus anda ketahui bahwa Kerja Praktek sebenarnya tidak memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan, bahkan bisa dikatakan kerja praktek sebenarnya hanya menambah kerjaan (membuat repot) perusahaan. Lalu mengapa perusahaan tetap menerima mahasiswa yang ingin melakukan Kerja Praktek? Karena hampir seluruh perusahaan memiliki beban CSR (Corporate Social Responsibility), lebih lengkapnya tentang CSR bisa dicari di Mbah Gugel :D. CSR inilah yang menyebabkan perusahaan harus mengakomodir kerja praktek bagi mahasiswa.

Dalam proses apply ke perusahaan jangan hanya mengandalkan surat dan proposal saja, alangkah lebih baik jika anda bisa menghubungi langsung orang/karyawan yang khusus menangani Kerja Praktek di perusahaan tsb. Jika anda mengenalnya justru lebih baik, agak berbau nepotisme memang 😦 (but it’s very helpful) dan banyak sekali dari beberapa teman saya yang bisa melaksanakan Kerja Praktek di perusahaan besar melalui upaya seperti ini, tapi setidaknya lamaran Kerja Praktek anda akan mendapat perhatian lebih dan peluang diterimanya lamaran teman-teman menjadi lebih besar.

2) Tentukan Topik
Kerja Praktek adalah suatu kegiatan dimana anda akan mempelajari sebuah topik yang berhubungan langsung dengan bidang studi anda selama di bangku perkuliahan. Yang menjadi perhatian khusus adalah “Topik Kerja Praktek”. Topik Kerja Praktek haruslah jelas. Topik Kerja Praktek yang tidak jelas hanya akan membuat anda berpikir bahwa anda tidak melakukan apa-apa sewaktu melakukan KP (re: gabut abisss).

Intinya ya jangan seperti kebanyakan mahasiswa yang berlomba-lomba untuk bisa Kerja Praktek di perusahaan-perusahaan multinasional kelas kakap, padahal belum tentu perusahan-perusahaan tersebut sesuai dengan bidang ilmu yang teman-teman tekuni & belum tentu juga bisa memfasilitasi topik yang ingin dipelajari.

3)  Perhitungkan Akomodasi & Transportasi
Tidak semua industri atau lokasi tempak kita akan melaksanakan Kerja Praktek berada di tempat yang dekat dengan perkotaan, sebagian berada di pelosok nusantara (hutan belantara). Jika perusahaan berkenan memberikan akomodasi (mesh) & transportasi (bis jemputan) maka bersyukurlah teman-teman sekalian. Jika tidak, maka harus diperhitungkan terlebih dahulu, apakah ada kos-kosan yang layak, apakah transportasinya mencukupi, apakah harga jajanan/makan murah (FYI: saat saya melaksanakan KP di Tuban, saya menjadi korban Mie Instan Goreng + Telur + Es Teh = Rp.20.000,-). So, dipikirkan kembali ya! 😀

Persiapan Kerja Praktek

4) Kuasai Mata Kuliah Yang Berhubungan Dengan KP
Idealnya ketika melaksanakan Kerja Praktek anda sudah memahami materi-materi yang berkaitan dengan pelaksanaan Kerja Praktek. Jangan sampai materi-materi dasar tidak dikuasai, karena kenapa? Karena pertama: teman-teman bakal menghabiskan waktu Kerja Praktek hanya untuk mengulang kembali materi yang sudah didapatkan di kampus alias mubazir waktu! kedua: saat melaksanakan Kerja Praktek, anda bukan satu-satunya mahasiswa, biasanya akan bertemu mahasiswa dari universitas/institusi lain, dan disini kredibilitas + nama baik almamater jelas harus dijaga betul2.

5) Pelajari Struktur Perusahaan
Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, hal ini sebenarnya berhubungan dengan pemilihan topik. Jika anda sudah mengetahui topik yang ingin dipelajari, maka langkah selanjutnya yaitu pelajari struktur perusahaan tersebut. Cari bagian yang sesuai dengan topik KP. Di beberapa kasus terkadang bagian HRD tidak mau ambil pusing dengan hal seperti ini dan langsung menempatkan peserta KP di bagian tertentu, syukur jika bagian itu sesuai, jika tidak?

Menyusun Laporan Kerja Praktek

6) Susun Laporan Secepatnya
Setelah anda selesai melakukan Kerja Praktek sebaiknya langsung membuat laporan tanpa mengulur-ulur waktu lagi. Lebih baik lagi jika laporan telah selesai waktu pelaksanaan Kerja Praktek juga telah selesai.

7) Tanda Tangan Dosen Pembimbing
Sebelum anda menyudahi Kerja Praktek dan beranjak kembali ke bangku perkuliahan, jangan lupa untuk meminta tanda tangan pada dosen pembimbing untuk lembar pengesahan laporan Kerja Praktek. Sangat merepotkan jika anda harus bolak-balik ke perusahaan lagi di lain waktu hanya untuk meminta tanda tangan, apalagi perusahaan/industrinya jauh di pelosok negeri.

8) Siapkan Presentasi
Setelah pelaksanaan Kerja Praktek selesai dan laporan telah disusun, maka hal selanjutnya yaitu presentasi hasil Kerja Praktek dihadapan dosen pembimbing kampus dan dewan penguji.

Pada akhirnya diri kalian sendiri yang akan menentukan nasib Kerja Praktek kalian, jangan sia-sia kan kesempatan ini. Hasil pembelajaran selama di bangku perkuliahan akan diterapkan disini. Hanya ada dua pilihan, menghabiskan waktu di perusahaan sesuai dengan tujuan atau sekedar menghabiskan waktu di perusahaan untuk memenuhi kebutuhan sks. Good luck! 🙂

 

Sumber : Pengalaman pribadi & info tambahan dari sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s